Komponen Penting Plengkuran Bali untuk Pernikahan

Plengkuran merupakan salah satu elemen penting dalam dekorasi pernikahan Bali yang selalu ada dalam pesta sakral pernikahan. Seiring berkembangnya zaman, beragam dekorasi plengkuran Bali kini dapat ditemukan hanya dengan mencarinya via internet. Namun, sekalipun berbagai macam bentuknya, perlu diketahui bahwa ada ketentuan-ketentuan khusus yang menjadi patokan pembuatan plengkuran Bali. Dalam artikel ini, kami akan memberikan beberapa ide dekorasi plengkuran yang dapat menghadirkan atmosfer Bali yang khas, menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi Anda dan pasangan. Mari kita simak bersama

Apa itu Plengkuran Bali?

Plengkuran bali adalah istilah dalam budaya Bali yang merujuk hiasan pada gerbang rumah atau tempat upacara pernikahan dilangsungkan. Plengkuran biasanya didekorasi dengan indah dan diatur sedemikian rupa untuk menjadi salah satu pusat perhatian selama upacara pernikahan. Plengkuran biasanya terletak di area terbuka, seperti taman atau halaman. Seringkali plengkuran juga ditempatkan pada tempat pasangan pengantin duduk bersama-sama, dihadapkan pada para tamu undangan yang hadir. Dekorasi plengkuran merupakan bagian penting dari upacara pernikahan Bali, karena menciptakan atmosfer yang magis dan menarik, serta menggambarkan kekayaan budaya dan tradisi Bali.

Komponen Dekorasi Plengkuran Bali

  1. Penggunaan bunga dan daun tropis: Gunakan bunga-bunga eksotis seperti anggrek, bunga raya, atau heliconia sebagai hiasan utama. Gabungkan dengan dedaunan tropis seperti daun pisang, daun kelapa, atau daun pandan untuk memberikan nuansa alam yang segar dan tropis.
  2. Penerangan dengan lentera bambu: Gantungkan lentera bambu yang diberi lilin di sekitar area plengkuran pernikahan. Lentera bambu memberikan cahaya yang hangat dan romantik, serta menciptakan atmosfer Bali yang khas.
  3. Penempatan patung dan arca Bali: Tambahkan elemen seni seperti patung dan arca Bali di sekitar area plengkuran. Patung-patung Bali yang unik dan artistik akan memberikan sentuhan budaya Bali yang kaya dan menambahkan kesan yang unik dalam dekorasi.
  4. Penggunaan kain tenun Bali: Gunakan kain tenun Bali dengan motif tradisional sebagai pelapis meja, sarung kursi, atau penghias tenda. Kain tenun Bali memberikan sentuhan warna dan pola yang khas, serta menampilkan keindahan karya seni tenun tradisional Bali.
Continue ReadingKomponen Penting Plengkuran Bali untuk Pernikahan